Tatkala diri menyepi ditemani malam, kualirkan tinta sebagai curahan hati. Suara hatiku tergores dalam puisi merupakan impian yang samar terpenuhi. Mengisi waktu dengan aliran syairi, agar tawanya terhenti dan memuji karya sang puisi.
Monday, September 01, 2025
Mengenang Masa
Thursday, August 28, 2025
jiwa
Wednesday, August 27, 2025
Sabar, Mengalah dan memaklumi
Tuesday, August 26, 2025
Takaran Nafsu
Wednesday, July 14, 2021
RABBI hamba rindu
Tuesday, July 13, 2021
To Mera Biwi Laila Fitri 13/7/2021
Monday, July 12, 2021
1 DEKADE
Saturday, March 30, 2019
Hati Dan Politik
Hati diam dan membeku tidak berbisik,
Riak gelombang besar menghayunkan perahu hati yang tenang & teduh.
Riak - riak itu terus menghayun tanpa ampun, membuat hati menangis tersedu sedu,
Hati mencari pelabuhan namun hampa dan lagi lagi hampa.
Hati terus merongrong untuk berlabuh, tapi arus politik bergelombang besar tanpa pilih kasih dan selalu menyerang dengan badai dan petir.
Politik terus berjalan memaksa tanpa henti henti harus di ta'ati tiada dispensasi.
Gerakan politik adalah gelombang besar, dimana hati harus diam dengan mengedepankan undang undang dan aturan sebagai jalan.
Tapi, hati dan politik harus searah, berlabuh dalam ombak yang menghantam bertubi tubi, tanpa nahkoda hati dan politik akan selalu menjadi korban ditelan gelombang tanpa belas kasihan.
Jakarta, J.W.Marioot Kuningan.
Sabtu, 30 Maret 2019. ( 11.00 )
Friday, March 29, 2019
Selamat datang M.Yusuf Ammar
14.24 tangisan mu jelas terdengar indah,
Abi gemetar dan terharu.
Kedatanganmu ditunggu oleh Muhammad Azzamy Sava Abang mu yang selalu menanyakan tentang kehadiran mu.
Kepada Allah Abi dan Ummi serta berdoa semoga M.Yusuf Ammar selamat iman, dunia dan akhirat.
Menjadi teladan yang baik untuk agama, keluarga dan bangsa.
Beumetuwah Aneuk lon M.Yusuf Ammar
Monday, August 06, 2018
Tulus Dan Ikhlas
Saturday, August 04, 2018
Kekuasaan dan Tuhan
Jika dunia sementara lalu dimana letaknya kekekalan?
apakah kita bisa memastikan hari esok dan seterusnya milik kita,
bisakah kita memastikan kerajaan kita akan abadi dan kekal,
sadarkah kita bahwa dunia adalah bentuk ujian meraih istana nanti.
Menggapai impian kekuasaan harus memiliki adab dan batas,
tidak semuanya harus di taklukkan dengan intan permata,
Tuhan tidak pernah tidur,
apakah kita sadar dan tau akan itu?
Kekuasaan adalah amanah sementara,
semuanya wajib dipertanggungjawabkan,
melawan Allah bukanlah melawan kerajaan yang sementara,
namun itu awal kehancuran dan malapetaka bagi seluruh makhluk yang ada,
jiwa - jiwa yang mencoba dan berani membeli hukum tuhan celakalah tempatnya.
Semua insan butuh harta dan benda,
tapi jangan pernah berurusan dengan sang Khaliq,
sehebat apapun kita, sekaya dan setenar apapun,
jika Allah berkehendak semuanya akan binasa.
Kekuasaan adalah amanah Allah,
Allah adalah penguasa jagad yang sempurna.
takutlah akan murkaNYA bukan malu dengan aib dunia.
Thursday, February 11, 2016
USIA
Sunday, September 20, 2015
SELAMAT JALAN AYAH (Memorial Ayahanda Mertua Zakaria Abbas berpulang Ke RAHMATULLAH 18-09-2015.21.00)
Tuesday, August 18, 2015
Oh Muda..
Semakin tua usia kita,maka bertambah pula beban dan tanggung jawab.
Masa yang luang dulunya selalu setia menemani,kini beranjak pergi satu persatu.
oh..muda..begitu cepatnya engkau meninggalkanku,takdir umur telah menjadi kudrah tubuh yang hina ini.
Sedangkan engkau hai tua sekarang sangat akrab setia denganku,entah berapa generasi kau akan selalu bersamaku?
jika Allah mengizinkan.Semua insan ingin abadi,tanpa peduli dengan nikmatNYA tapi selalu ingkar dan berkhianat terhadap MU.
Wahai mudaku, maafkan aku saat itu aku selalu menyesatkanmu.
aku selalu mendhalimimu.
aku selalu mengajakmu pada tindak -tanduk yang Allah larang dan benci.
mudaku..terimakasih karna sejarahmu adalah masa depanku kini dan nanti.
cerminmu lah yang membuatku hati-hati dalam melangkah.
masa mudaku adalah penentu masa depanku.
masa mudaku pelajaran dan hikmah menempuh hidup.
masa muda itu ibrah hidup kini dan nanti.
masa mudaku merupakan refleksi diri dalam mengarungi dunia menuju mati.


